Jumat, 03 Desember 2010

FADHILAH SHAUM RAMADHAN

A. Fadhilah Saum Ramadhan


Segala puji bagi Allah SWT telah memberikan kita kesempatan untuk bersyukur, melimpahkan kita kenikmatan, dan menganugerahkan kita keimanan dan keislaman. Shalawat serta salam selalu tercurah limpahkan kepada Nabi Muhammad SAW, panglima besar umat islam, yang berkat beliaulah kita dapat terikat dalam suatu ikatan Islam.

Kata shaum pasti sudah menjadi sesuatu yang tidak asing bagi umat muslim, Ramadhan telah dinanti-nanti seluruh masyarakat umat islam, dan shaum ramadhan telah sering kita lakukan setiap tahun, karena itulah perintah Allah SWT yang wajib dilakukan bagi setiap muslim yang mampu. Pada waktu fajar kita sahur mempersiapkan shaujm di siang hari, waktu shubuh tiba kitapun mulai melaksanakan ibadah puasa hingga waktu maghrib. Terasa lapar, haus, tapi itulah perintah allah yang wajib kita lakukan.

Satu hal yang membuat kita bertanya-tanya, yaitu ada apa dibalik ibadah shaum ramadhan, fadhilah apa yang terkandung dalam shaum ramadhan. Suatu hal yang menjadikan semangat bagi kita dalam melaksanakan ibadah puasajika mengetahuinya. Sesuatu yang menjadikan para mujahidin islam berkobarka semangat dalam berperang membela islam. Ada apa dibalik semua itu? Temukan jawabannya dalam makalah ini.

Senin, 22 November 2010

Serpihan Hati

Banyak hal buruk yang kau telan

Dendam tak henti menyala
Amarah yang terus membara
Dengki kian merajalela

Kapankah kau akan menyimpan butir-butir iman??

Duhai hati...
Mengapa kebencian kian menyesakan
Mengapa kesombongan semakin memenuhi ruang
Mengapa hanya kegelapan yang terus kau tampakkan..?

Sungguh...
Aku cemburu pada mereka yang hatinya dianugerahi kebahagiaan
Aku cemburu pada hati yang disinari iman
Aku cemburu pada hati yang dikucuri limpaha hidayah
Aku cemburu pada mereka yang hidupnya penuh berkah
Sungguh..aku cemburu ya Rabbi..
Jadikan aku seperti mereka
Mereka yang berbalut cahaya...

Duhai hati..
Berpecahlah menjadi serpihan
Bersihkan segala kotoran
Perbaiki semua kerusakan

Lalu berkumpullah kembali
Wahai serpihan-serpihan hati
Kembali ke dalam kesucian
Dan kumohon...tetaplah bertahan.

Minggu, 31 Oktober 2010

Renungan Buat Ikhwan-Akhwat yang Berta'aruf di Dunia Maya

“Ukhti, aku tertarik ta’aruf sama anti.” Itulah kalimat yang sering diadukan oleh para akhwat yang penulis kenal. Dalam satu minggu bisa ada dua tawaran ta’aruf dari ikhwan dunia maya. Berdasarkan curhat para akhwat, rata-rata si ikhwan tertarik pada akhkwat melalui penilaian komentar akhwat.
Banyaknya jaringan sosial di dunia maya seperti facebook, yahoo messenger, dll, menjadikan akhwat dan ikhwan mudah berinteraksi tanpa batas.
Begitu lembut dan halusnya jebakan dunia maya, tanpa disadari mudah menggelincirkan diri manusia ke jurang kebinasaan.
Kasus ta’aruf ini sangat memprihatinkan sebenarnya. Seorang bergelar ikhwan memajang profil islami, tapi serampangan memaknai ta’aruf. Melihat akhwat yang dinilai bagus kualitas agamanya, langsung berani mengungkapkan kata ‘ta’aruf’, tanpa perantara.
Jangan memaknai kata “ta’aruf” secara sempit, pelajari dulu serangkaian tata cara ta’aruf atau kaidah-kaidah yang dibenarkan oleh Islam. Jika memakai kata ta’aruf untuk bebas berinteraksi dengan lawan jenis, lantas apa bedanya yang telah mendapat hidayah dengan yang masih jahiliyah? Islam telah memberi konsep yang jelas dalam tatacara ta’aruf.

Mengapa Hati Membatu..??

Ibnu al-Qayyim rahimahullah mengatakan dalam kitabnya Bada’i al-Fawa’id [3/743], “Tatkala mata telah mengalami kekeringan disebabkan tidak pernah menangis karena takut kepada Allah ta’ala, maka ketahuilah bahwa sesungguhnya keringnya mata itu adalah bersumber dari kerasnya hati. Hati yang paling jauh dari Allah adalah hati yang keras.”

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pun berdoa kepada Allah agar terlindung dari hati yang tidak khusyu’, sebagaimana terdapat dalam hadits, “Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ilmu yang tidak bermanfaat, dari hati yang tidak khusyu’, dari hawa nafsu yang tidak pernah merasa kenyang, dan dari doa yang tidak dikabulkan.” (HR. Muslim [2722]).

Diriwayatkan dari Uqbah bin Amir radhiyallahu’anhu, dia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah keselamatan itu? Apakah keselamatan itu?”. Maka Nabi menjawab, “Tahanlah lisanmu, hendaknya rumah terasa luas untukmu, dan tangisilah kesalahan-kesalahanmu.” (HR. Tirmidzi [2406], dia mengatakan; hadits hasan. Hadits ini disahihkan al-Albani dalam Shahih at-Targhib [2741]).

Minggu, 18 April 2010

Salam dari Ikhwan Genit..........!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Hai cewek, ups! Oh Assalamu’alaikum ukh, salam ukhuwah! Haha saya hanya niru apa yang biasa ikhwan yang ucapkan kepada ukhti, hmm untuk nyebutnya kadang saya ga bener maklumlah bahasa Arab saya kan ga pernah belajar, baca Iqro aja plentat-plentot, tapi yang penting keliatan kalo saya ikhwan deh.

Kenapa kalian bisa begitu mempesona dibalik pakaian besar kalian? Saya ga pernah bisa ngerti itu, padahal enakan kalo saya liat cewek baju ketat with short pant uhuuuyyy … apalagi bodi dan mukanya lumayan, yah paling enggak bisa dibanggain kalo diajak jalan. Tapi melihat kalian dengan pakaian besar kalian membuat saya tertarik

Sangat tertarik, apakah dibalik itu semua tubuhmu kudisan? Haha… saya rasa enggak, muka kalian begitu bersih dan kalian sepertinya ga mudah untuk ditaklukkan, dan bener juga kalian begitu susah ditaklukkan. Kenapa bisa sih?Gak mungkin gara-gara jubah guede yang kalian pake kan?

Jumat, 26 Februari 2010

MENCERMATI STRATEGI SYETAN



Pendahuluan

            Yang paling utama marilah kita panjatkan rasa kesyukuran kita ke hadirat Allah swt. Yang telah dan masih memberikan semua nikmat dan karunianya kepada kita semua selaku hambanya yang insyaalah senantiasa berusaha menjalankan segala perintahNya. Shalawat serta salam senantiasa tercurah limpahkan kepada suri tauladan setiap insan, pendobrak kekafiran penghancur kemusyrikan, yakni nabiullah Muhammad saw, beserta kepada para keluarganya yang mulia, para sahabatnya yang setia, hingga umatnya yang senantiasa istiqamah dalam melanjutkan risalah perjuangannya.

Pengertian syetan

secara etimologi :
berasal dari kata  "Syaithona"  artinya jauh dari yang hak, siapa saja yang dirinya jauh dari yang hak atau kebenaran maka dinamakan syetan.

Secara terminologi :
Syetan adalah musuh manusia yang nyata, tugasnya hanya menggoda manusia melalui hawa nafsunya dengan propaganda dan hiasan yang sangat indah agar manusia tergelincir dari jalan yang diridhoi Allah berpindah ke jalan yang di murkai Allah.

Jumat, 19 Februari 2010

Belajar Programing Bahasa C

Berhubung saya nd my friends lagi belajar programing bahasa c, postingan kali ini tidak lain dan tidak bukan ngebahas itu. Cz kita-kita mengalami lumayan BANYAK kesulitan atau lebih jelasnya mengalami "kebingungan"...jadi tulisan kali ini ya buat belajar saya pribadi nd tmn" yg gy pada sama" belajar, biar gk kebingungan nyari maksudnya, dikit" ja ya fren....
tulisan ni juga saya dapat dari suatu situs yang membahasnya pemograman dari awal, pi kita ambil ja yg lagi kita pelajari, ok


MENGENAL BAHASA PEMROGRAMAN C

A. TUJUH ELEMEN DASAR PEMROGRAMAN

Borland mengemukanan ada tujuh elemen dasar pemrograman yang harus dipahami oleh para pemrogram, yaitu:
1.    ambil informasi dan berikan kepada program.
2.    miliki tempat untuk menyimpan informasi di atas.
3.    berikan instruksi yang benar untuk memanipulasi data.
4.    ambil kembali data, baik berupa data mentah atau hasil olahan, untuk diinformasikan pada pemakai.

Untuk kebutuhan tersebut, Anda dapat mengorganisasikan instruksi-instruksi sehingga:

5.    beberapa instruksi hanya dilaksanakan jika suatu kondisi terpenuhi.
6.    beberapa instruksi dapat dilaksanakan secara berulang.
7.    beberapa instruksi dapat dikelompokkan ke dalam bagian-bagian yang dapat dilaksanakan dari berbagai lokasi program.

Ketujuh elemen dasar pemrograman tersebut secara berturut-turut dinamakan input, data, operasi, output, conditional-execution, loop, dan subprogram.